KANKER OTAK - Penyebab dan Pengobatannya

9 May 2012

kanker-otakKanker otak adalah kumpulan sel-sel didalam otak kemudian tumbuh secara abnormal atau diluar kendali kita. Dan sebahagian banyak kanker otak bisa menyebar melewati jaringan otak, akan tetapi jarang melalui ke tempat lain dari tubuh kita.

Tapi pada sekian banyak kasus tumor otak jinak saat mereka berkembang dan tumbuh, mereka bisa menghancurkan dan menekan sebagian jaringan otak normal lainnya, kemudian bisa berakibat pada kelumpuhan bisa juga fatal. Oleh karna itu, para dokter lebih sering memakai istilah tumor otak ketimbang kanker otak. Yang menjadi perhatian utama kepada pasien kanker otak ataupun tumor otak adalah seberapa cepat penyebaran yang terjadi melalui bagian otak atau syaraf tulang belakang lainnya dan apa ada kemungkinan penyebaran ini bisa diangkat kemudian tidak akan kambuh lagi.

Jenis-jenis kanker otak

Penting juga bagi kita tuk bisa membedakan antara kanker otak primer (berawal di otak), dengan kanker otak sekunder (yaitu berawal dari organ lain yang ada didalam tubuh seperti paru-paru dan juga payudara lalu menyebar ke dalam otak). Pada orang dewasa kanker metastasis ke dalam otak sebenarnya agak umum dari kanker otak primer. Kanker ini tidak diperlakukan dengan cara yang sama. Sebagai contoh, kanker payudara atau paru-paru yang menyebar ke otak diperlakukan berbeda dari kanker yang dimulai dari otak.

Tidak seperti jenis kanker lainnya, kanker otak atau syaraf tulang belakang jarang menyebar ke organ jauh. Mereka menyebabkan kerusakan karena mereka menyebar secara lokal dan menghancurkan jaringan otak normal di tempat di mana mereka muncul. Namun, kanker otak atau sumsum tulang belakang jarang dianggap “jinak”. Kecuali mereka benar-benar telah diangkat atau dihancurkan, sebagian besar kanker otak atau tumor syaraf tulang belakang akan terus berkembang dan akhirnya mengakibatkan kematian.

Kanker otak primer dapat dimulai pada satu jenis jaringan atau sel-sel di dalam otak ataupun sumsum tulang belakang. Beberapa tumor mengandung campuran jenis sel. Tumor di daerah yang berbeda dari sistem saraf pusat dapat diobati secara berbeda dan memiliki prognosis yang berbeda.Tidak ada yang tahu penyebab pasti dari kanker otak. Namun, jelas bahwa tumor otak tidak menular. Penelitian telah menunjukkan adanya beberapa faktor resiko tertentu yang meningkatkanr resiko seseorang terhadap kanker otak (primer).

Penyebab kanker otak

Laki-laki: Secara umum, kanker otak lebih sering terjadi pada laki-laki daripada perempuan. Namun, meningioma lebih sering terjadi pada wanita.

Ras: kanker otak lebih sering terjadi pada orang kulit putih daripada ras berwarna.

Usia: kanker otak kebanyakan menyerang manula( diatas 70 tahun) ataupun pada anak-anak berusia 8 tahun atau lebih muda.

Riwayat keluarga: - Orang-orang dengan anggota keluarga yang terkena glioma lebih mungkin mengembangkan penyakit ini.

Terpapar radiasi atau bahan kimia tertentu di tempat kerja:

  • Radiasi: pekerja di industri nuklir memiliki peningkatan risiko kanker otak
  • Formaldehida: patolog dan pembalsem yang bekerja dengan formaldehid memiliki risiko terkena kanker otak
  • Vinyl chloride: para pekerja industri plastik dapat terpapar vinil klorida yang dapat meningkatkan risiko kanker otak
  • Akrilonitril: para pekerja tekstil dan industri plastik mungkin terkena akrilonitril yang dapat meningkatkan risiko kanker otak

Para ilmuwan sedang menyelidiki apakah ponsel dapat menyebabkan kanker otak. Studi sejauh ini belum menemukan adanya peningkatan risiko kanker otak di antara orang-orang yang menggunakan ponsel.

Para ilmuwan juga terus mempelajari apakah cedera kepala merupakan faktor risiko untuk kanker otak. Sejauh ini, penelitian ini tidak menemukan peningkatan risiko antara orang-orang yang pernah cedera kepala.

Gejala kanker otak

Kanker otak bisa memiliki berbagai gejala mulai dari sakit kepala hingga stroke. Bagian otak yang berbeda-beda mengontrol fungsi yang berbeda, sehingga gejala kanker otak dapat sangat bervariasi tergantung dari lokasinya. Kanker otak merupakan mimic menakutkan dari gangguan-gangguan neurologis lainnya, dan banyak gejala umum dapat mengindikasikan kondisi medis lainnya. Cara terbaik untuk menentukan apakah Anda memiliki kanker otak adalah melakukan scan (MRI, CT scan atau PET scan) otak.

Gejala-gejala atau ciri kanker otak dapat meliputi, antara lain:

  1. sebuah serangan kejang (baru) pada orang dewasa
  2. hilangnya gerakan atau sensasi pada lengan atau kaki secara bertahap
  3. mudah goyah/ hilang keseimbangan, terutama jika dikaitkan dengan sakit kepala
  4. kehilangan penglihatan di salah satu atau kedua belah mata, terutama yang bersifat lebih peripheral.
  5. pandangan kabur, terutama jika dikaitkan dengan sakit kepala
  6. gangguan pendengaran dengan atau tanpa pusing
  7. kehilangan kemampuan bicara secara bertahap

Gejala lainnya yang mungkin, juga termasuk mual atau muntah yang memburuk pada pagi hari, kebingungan dan disorientasi, serta dan kehilangan memori (pikun).

Sakit kepala: Meskipun sakit kepala mungkin merupakan gejala yang paling umum dari kankerotak, kebanyakan orang yang sakit kepala (bahkan sangat berat) - tidak memiliki kanker otak. Namun, beberapa jenis sakit kepala sangat mengkhawatirkan. Sakit kepala berat yang cenderung memburuk di pagi hari, sakit kepala persisten yang berhubungan dengan mual atau muntah, atau sakit kepala disertai dengan pandangan kabur, kelemahan, atau mati rasa (baal), mungkin mengarah ke kanker otak.

Pengobatan kanker otak

Orang dengan kanker otak memiliki beberapa pilihan pengobatan. Tergantung pada jenis dan stadium kanker, pasien dapat diobati dengan operasi pembedahan, radioterapi, atau kemoterapi. Beberapa pasien menerima kombinasi dari perawatan diatas.

Selain itu, pada setiap tahapan penyakit, pasien mungkin menjalani pengobatan untuk mengendalikan rasa nyeri dari kanker, untuk meringankan efek samping dari terapi, dan untuk meringankan masalah emosional. Jenis pengobatan ini disebut perawatan paliatif.

Pembedahan untuk Kanker Otak

Pembedahan adalah pengobatan yang paling umum untuk kanker otak. Tujuannya adalah untuk mengangkat sebanyak mungkin sel-sel kankernya dan meminimalisir sebisa mungkin peluang kehilangan fungsi otak.

Operasi untuk membuka tulang tengkorak disebut kraniotomi. Hal ini dilakukan dengan anestesi umum. Sebelum operasi dimulai, rambut kepala dicukur. Ahli bedah kemudian membuat sayatan di kulit kepala menggunakan sejenis gergaji khusus untuk mengangkat sepotong tulang dari tengkorak. Setelah menghapus sebagian atau seluruh tumor, ahli bedah menutup kembali bukaan tersebut dengan potongan tulang tadi, sepotong metal atau bahan. Ahli bedah kemudian menutup sayatan di kulit kepala. Beberapa ahli bedah dapat menggunakan saluran yang ditempatkan di bawah kulit kepala selama satu atau dua hari setelah operasi untuk meminimalkan akumulasi darah atau cairan.

pembedahan-kanker-otak
Efek samping yang mungkin timbul pasca operasi pembedahan kanker otak adalah sakit kepala atau rasa tidak nyaman selama beberapa hari pertama setelah operasi. Dalam hal ini dapat diberikan obat sakit kepala.

Masalah lain yang kurang umum yang dapat terjadi adalah menumpuknya cairan cerebrospinal di otak yang mengakibatkan pembengkakan otak (edema). Biasanya pasien diberikan steroid untuk meringankan pembengkakan. Sebuah operasi kedua mungkin diperlukan untuk mengalirkan cairan. Dokter bedah dapat menempatkan sebuah tabung, panjang dan tipis (shunt) dalam ventrikel otak. Tabung ini diletakkan di bawah kulit ke bagian lain dari tubuh, biasanya perut. Kelebihan cairan dari otak dialirkan ke perut. Kadang-kadang cairan dialirkan ke jantung sebagai gantinya.

Infeksi adalah masalah lain yang dapat berkembang setelah operasi (diobati dengan antibiotic).

radiosurgery-stereotactic

Operasi otak dapat merusak jaringan normal. kerusakan otak bisa menjadi masalah serius. Pasien mungkin memiliki masalah berpikir, melihat, atau berbicara. Pasien juga mungkin mengalami perubahan kepribadian atau kejang. Sebagian besar masalah ini berkurang dengan berlalunya waktu. Tetapi kadang-kadang kerusakan otak bisa permanen. Pasien mungkin memerlukan terapi fisik, terapi bicara, atau terapi kerja.

Radiosurgery stereotactic adalah tehnik “knifeless” yang lebih baru untuk menghancurkan kanker otak tanpa membuka tengkorak. CT scan atau MRI digunakan untuk menentukan lokasi yang tepat dari kanker di otak. Energi radiasi tingkat tinggi diarahkan ke tumornya dari berbagai sudut untuk menghancurkan tumornya. Alatnya bervariasi, mulai dari penggunaan pisau gamma, atau akselerator linier dengan foton, ataupun sinar proton.

Baca juga:


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post